Tampilkan postingan dengan label Featured Post. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Featured Post. Tampilkan semua postingan
Spesifikasi NVIDIA GTX 1070 Ti Terkuak
Lihat Detail

Spesifikasi NVIDIA GTX 1070 Ti Terkuak


Sedang ramai dibicarakan saat ini bahwa NVIDIA sedang mengerjakan sesuatu untuk mengupdate lini VGA 10 Seriesnya. Gara-garanya adalah laman resmi Gigabyte memposting sebuah gambar yang memperlihatkan VGA seri Aorus mereka dengan sebuah wajah "killer clown" dengan tulisan Ti. Sontak saja ini membuat para pecinta teknologi khususnya di bidang PC Desktop berasumsi bahwa NVIDIA akan mengeluarkan GTX 1070 Ti dalam waktu dekat. 


Rumor semakin menguat ketika sebuah media berbasis Tiongkok memposting spesifikasi yang diusung oleh GTX 1070 Ti ini. Dilaporkan, GTX 1070 Ti ini akan mengusung 19 dari 20 streaming multiprocessors yang berarti memiliki 2.432 CUDA Cores, lebih sedikit jika dibandingkan dengan GTX 1080 yang mengusung 2.560 CUDA Cores dan tentunya lebih banyak daripada GTX 1070 yang mengusung 1.920 CUDA Cores. Selain itu, GTX 1070 Ti ini juga dibekali dengan clockspeed sebesar 1.607 MHz dan memiliki boost clock sebesar 1.683 MHz serta 8 GHz GDDR5-effective memory. Berdasarkan rumor yang beredar, NVIDIA akan meluncurkan GTX 1070 Ti ini pada awal bulan November 2017 dengan harga yang seharusnya lebih murah dari GTX 1080.


Sedang ramai dibicarakan saat ini bahwa NVIDIA sedang mengerjakan sesuatu untuk mengupdate lini VGA 10 Seriesnya. Gara-garanya adalah laman resmi Gigabyte memposting sebuah gambar yang memperlihatkan VGA seri Aorus mereka dengan sebuah wajah "killer clown" dengan tulisan Ti. Sontak saja ini membuat para pecinta teknologi khususnya di bidang PC Desktop berasumsi bahwa NVIDIA akan mengeluarkan GTX 1070 Ti dalam waktu dekat. 


Rumor semakin menguat ketika sebuah media berbasis Tiongkok memposting spesifikasi yang diusung oleh GTX 1070 Ti ini. Dilaporkan, GTX 1070 Ti ini akan mengusung 19 dari 20 streaming multiprocessors yang berarti memiliki 2.432 CUDA Cores, lebih sedikit jika dibandingkan dengan GTX 1080 yang mengusung 2.560 CUDA Cores dan tentunya lebih banyak daripada GTX 1070 yang mengusung 1.920 CUDA Cores. Selain itu, GTX 1070 Ti ini juga dibekali dengan clockspeed sebesar 1.607 MHz dan memiliki boost clock sebesar 1.683 MHz serta 8 GHz GDDR5-effective memory. Berdasarkan rumor yang beredar, NVIDIA akan meluncurkan GTX 1070 Ti ini pada awal bulan November 2017 dengan harga yang seharusnya lebih murah dari GTX 1080.


Sedang ramai dibicarakan saat ini bahwa NVIDIA sedang mengerjakan sesuatu untuk mengupdate lini VGA 10 Seriesnya. Gara-garanya adalah laman resmi Gigabyte memposting sebuah gambar yang memperlihatkan VGA seri Aorus mereka dengan sebuah wajah "killer clown" dengan tulisan Ti. Sontak saja ini membuat para pecinta teknologi khususnya di bidang PC Desktop berasumsi bahwa NVIDIA akan mengeluarkan GTX 1070 Ti dalam waktu dekat. 


Rumor semakin menguat ketika sebuah media berbasis Tiongkok memposting spesifikasi yang diusung oleh GTX 1070 Ti ini. Dilaporkan, GTX 1070 Ti ini akan mengusung 19 dari 20 streaming multiprocessors yang berarti memiliki 2.432 CUDA Cores, lebih sedikit jika dibandingkan dengan GTX 1080 yang mengusung 2.560 CUDA Cores dan tentunya lebih banyak daripada GTX 1070 yang mengusung 1.920 CUDA Cores. Selain itu, GTX 1070 Ti ini juga dibekali dengan clockspeed sebesar 1.607 MHz dan memiliki boost clock sebesar 1.683 MHz serta 8 GHz GDDR5-effective memory. Berdasarkan rumor yang beredar, NVIDIA akan meluncurkan GTX 1070 Ti ini pada awal bulan November 2017 dengan harga yang seharusnya lebih murah dari GTX 1080.


Sedang ramai dibicarakan saat ini bahwa NVIDIA sedang mengerjakan sesuatu untuk mengupdate lini VGA 10 Seriesnya. Gara-garanya adalah laman resmi Gigabyte memposting sebuah gambar yang memperlihatkan VGA seri Aorus mereka dengan sebuah wajah "killer clown" dengan tulisan Ti. Sontak saja ini membuat para pecinta teknologi khususnya di bidang PC Desktop berasumsi bahwa NVIDIA akan mengeluarkan GTX 1070 Ti dalam waktu dekat. 


Rumor semakin menguat ketika sebuah media berbasis Tiongkok memposting spesifikasi yang diusung oleh GTX 1070 Ti ini. Dilaporkan, GTX 1070 Ti ini akan mengusung 19 dari 20 streaming multiprocessors yang berarti memiliki 2.432 CUDA Cores, lebih sedikit jika dibandingkan dengan GTX 1080 yang mengusung 2.560 CUDA Cores dan tentunya lebih banyak daripada GTX 1070 yang mengusung 1.920 CUDA Cores. Selain itu, GTX 1070 Ti ini juga dibekali dengan clockspeed sebesar 1.607 MHz dan memiliki boost clock sebesar 1.683 MHz serta 8 GHz GDDR5-effective memory. Berdasarkan rumor yang beredar, NVIDIA akan meluncurkan GTX 1070 Ti ini pada awal bulan November 2017 dengan harga yang seharusnya lebih murah dari GTX 1080.

MSI Akan Segera Merilis GTX 1080 Ti dengan Triple Fan
Lihat Detail

MSI Akan Segera Merilis GTX 1080 Ti dengan Triple Fan


NVIDIA GTX 1080 Ti sudah rilis sejak awal bulan Maret lalu dan para partner NVIDIA sudah mengeluarkan custom graphics card buatan mereka. Namun, tidak berhenti disitu saja, salah satu AIB (add-in board) partner dari NVIDIA yaitu MSI, akan meluncurkan varian terbaru dari GTX 1080 Ti nya. Berdasarkan informasi yang dirilis salah satu media terkemuka, MSI akan menghadirkan seri Gaming X dengan triple fan yang diberi nama MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio. Graphics card yang diumumkan pada ajang Tokyo Game Show ini sekilas mirip dengan salah satu VGA flagshipnya yaitu Lightning Series. 


MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio ini sudah dilengkapi sebuah backplate metal pada bagian belakang pcb nya yang tidak hanya untuk membantu mengeluarkan panas dari bagian memory, tetapi juga menambah rigiditas dari VGA tersebut agar tidak mudah bengkok. Selain itu, VGA ini dilengkapi dengan 3 buah fan Torx 2.0 dari MSI dan memiliki ketebalan sebanyak 2.5 slot, serta sudah pasti dilengkapi dengan pencahayaan RGB.


MSI Gaming X Trio ini juga memiliki power pin dengan konfigurasi 2x8 pin PCIe, yang dapat menyuplai daya hingga 375 watt. Selain itu, VGA ini juga sudah overclocked out of the box dengan baseclock sebesar 1569 MHz dan boost clock sebesar 1683 MHz, serta memory berkecepatan 11124 MHz. Untuk fitur konektivitasnya, MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio ini dilengkapi dengan 2 port HDMI, 2 port DisplayPort, dan sebuah port DVI. Menurut rencana, VGA ini akan tersedia dipasaran mulai awal bulan Oktober mendatang dengan harga yang tentunya sedikit lebih mahal dari Gaming X biasa. 
Berikut gallery dari MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio yang berdasarkan info dari Techpowerup









 

NVIDIA GTX 1080 Ti sudah rilis sejak awal bulan Maret lalu dan para partner NVIDIA sudah mengeluarkan custom graphics card buatan mereka. Namun, tidak berhenti disitu saja, salah satu AIB (add-in board) partner dari NVIDIA yaitu MSI, akan meluncurkan varian terbaru dari GTX 1080 Ti nya. Berdasarkan informasi yang dirilis salah satu media terkemuka, MSI akan menghadirkan seri Gaming X dengan triple fan yang diberi nama MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio. Graphics card yang diumumkan pada ajang Tokyo Game Show ini sekilas mirip dengan salah satu VGA flagshipnya yaitu Lightning Series. 


MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio ini sudah dilengkapi sebuah backplate metal pada bagian belakang pcb nya yang tidak hanya untuk membantu mengeluarkan panas dari bagian memory, tetapi juga menambah rigiditas dari VGA tersebut agar tidak mudah bengkok. Selain itu, VGA ini dilengkapi dengan 3 buah fan Torx 2.0 dari MSI dan memiliki ketebalan sebanyak 2.5 slot, serta sudah pasti dilengkapi dengan pencahayaan RGB.


MSI Gaming X Trio ini juga memiliki power pin dengan konfigurasi 2x8 pin PCIe, yang dapat menyuplai daya hingga 375 watt. Selain itu, VGA ini juga sudah overclocked out of the box dengan baseclock sebesar 1569 MHz dan boost clock sebesar 1683 MHz, serta memory berkecepatan 11124 MHz. Untuk fitur konektivitasnya, MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio ini dilengkapi dengan 2 port HDMI, 2 port DisplayPort, dan sebuah port DVI. Menurut rencana, VGA ini akan tersedia dipasaran mulai awal bulan Oktober mendatang dengan harga yang tentunya sedikit lebih mahal dari Gaming X biasa. 
Berikut gallery dari MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio yang berdasarkan info dari Techpowerup









 

NVIDIA GTX 1080 Ti sudah rilis sejak awal bulan Maret lalu dan para partner NVIDIA sudah mengeluarkan custom graphics card buatan mereka. Namun, tidak berhenti disitu saja, salah satu AIB (add-in board) partner dari NVIDIA yaitu MSI, akan meluncurkan varian terbaru dari GTX 1080 Ti nya. Berdasarkan informasi yang dirilis salah satu media terkemuka, MSI akan menghadirkan seri Gaming X dengan triple fan yang diberi nama MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio. Graphics card yang diumumkan pada ajang Tokyo Game Show ini sekilas mirip dengan salah satu VGA flagshipnya yaitu Lightning Series. 


MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio ini sudah dilengkapi sebuah backplate metal pada bagian belakang pcb nya yang tidak hanya untuk membantu mengeluarkan panas dari bagian memory, tetapi juga menambah rigiditas dari VGA tersebut agar tidak mudah bengkok. Selain itu, VGA ini dilengkapi dengan 3 buah fan Torx 2.0 dari MSI dan memiliki ketebalan sebanyak 2.5 slot, serta sudah pasti dilengkapi dengan pencahayaan RGB.


MSI Gaming X Trio ini juga memiliki power pin dengan konfigurasi 2x8 pin PCIe, yang dapat menyuplai daya hingga 375 watt. Selain itu, VGA ini juga sudah overclocked out of the box dengan baseclock sebesar 1569 MHz dan boost clock sebesar 1683 MHz, serta memory berkecepatan 11124 MHz. Untuk fitur konektivitasnya, MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio ini dilengkapi dengan 2 port HDMI, 2 port DisplayPort, dan sebuah port DVI. Menurut rencana, VGA ini akan tersedia dipasaran mulai awal bulan Oktober mendatang dengan harga yang tentunya sedikit lebih mahal dari Gaming X biasa. 
Berikut gallery dari MSI GTX 1080 Ti Gaming X Trio yang berdasarkan info dari Techpowerup









 
NVIDIA Resmi Meluncurkan GTX 1080 Ti
Lihat Detail

NVIDIA Resmi Meluncurkan GTX 1080 Ti



Pada hari ini, Nvidia secara resmi merilis kehadiran graphics card terkencang kedua mereka, yaitu GTX 1080 Ti. Graphics Card ini masih menggunakan arsitektur "Pascal" sama seperti pendahulunya yaitu GTX 1080. Graphics card ini ditujukan untuk para kelas enthusiast yang merasa performa GTX 1080 nya masih kurang kencang, atau menginginkan performa lebih dari arsitektur Pascal saat ini. 


Spesifikasi Mirip TITAN X Pascal
Pada graphics card terbarunya ini, Nvidia menyematkan spesifikasi yang mirip dengan Titan X Pascal. Dengan chip GP102 yang sama dengan Titan X Pascal, GTX 1080 Ti ini membawa 3.584 CUDA Core, 11 GB VRAM, dan 352-bit bus width dengan memory interface GDDR5X. Selain bus width yang mengalami pengurangan dibanding Titan X Pascal, Nvidia juga mengurangi ROP unit dari 96 menjadi 88 unit pada GTX 1080Ti ini, sementara Texture Units nya masih tetap sebanyak 224. Nvidia tidak memberikan baseclock detail mengenai GTX 1080 Ti ini, namun hanya mencantumkan boost clock yang bisa mencapai 1,6 GHz yang memiliki kemampuan overclock hingga 2 GHz.


Peningkatan Signifikan


Nvidia mengklaim graphics card ini merupakan graphics card yang memiliki nama "Ti" dengan peningkatan terbanyak, yaitu sebesar 35% dibadingkan  "Ti" sebelumnya. Selain itu, graphics card terbaru ini memiliki Power Phase sebanyak 7 buah yang diperkirakan dapat mengurangi load per phase dan menurunkan suhu per MOSFET nya. 

Nvidia mengumumkan bahwa graphics card ini sudah mulai tersedia di pasaran mulai bulan Maret 2017 dengan pendingin Reference nya atau dengan nama Founders Edition yang memiliki MSRP US$699. GTX 1080Ti ini juga nantinya akan tersedia dalam versi custom-board yang diproduksi oleh AIB Nvidia. 

Berikut kami sajikan Gallery dari GTX 1080Ti




Picture Credits to pcworld and anandtech


Pada hari ini, Nvidia secara resmi merilis kehadiran graphics card terkencang kedua mereka, yaitu GTX 1080 Ti. Graphics Card ini masih menggunakan arsitektur "Pascal" sama seperti pendahulunya yaitu GTX 1080. Graphics card ini ditujukan untuk para kelas enthusiast yang merasa performa GTX 1080 nya masih kurang kencang, atau menginginkan performa lebih dari arsitektur Pascal saat ini. 


Spesifikasi Mirip TITAN X Pascal
Pada graphics card terbarunya ini, Nvidia menyematkan spesifikasi yang mirip dengan Titan X Pascal. Dengan chip GP102 yang sama dengan Titan X Pascal, GTX 1080 Ti ini membawa 3.584 CUDA Core, 11 GB VRAM, dan 352-bit bus width dengan memory interface GDDR5X. Selain bus width yang mengalami pengurangan dibanding Titan X Pascal, Nvidia juga mengurangi ROP unit dari 96 menjadi 88 unit pada GTX 1080Ti ini, sementara Texture Units nya masih tetap sebanyak 224. Nvidia tidak memberikan baseclock detail mengenai GTX 1080 Ti ini, namun hanya mencantumkan boost clock yang bisa mencapai 1,6 GHz yang memiliki kemampuan overclock hingga 2 GHz.


Peningkatan Signifikan


Nvidia mengklaim graphics card ini merupakan graphics card yang memiliki nama "Ti" dengan peningkatan terbanyak, yaitu sebesar 35% dibadingkan  "Ti" sebelumnya. Selain itu, graphics card terbaru ini memiliki Power Phase sebanyak 7 buah yang diperkirakan dapat mengurangi load per phase dan menurunkan suhu per MOSFET nya. 

Nvidia mengumumkan bahwa graphics card ini sudah mulai tersedia di pasaran mulai bulan Maret 2017 dengan pendingin Reference nya atau dengan nama Founders Edition yang memiliki MSRP US$699. GTX 1080Ti ini juga nantinya akan tersedia dalam versi custom-board yang diproduksi oleh AIB Nvidia. 

Berikut kami sajikan Gallery dari GTX 1080Ti




Picture Credits to pcworld and anandtech


Pada hari ini, Nvidia secara resmi merilis kehadiran graphics card terkencang kedua mereka, yaitu GTX 1080 Ti. Graphics Card ini masih menggunakan arsitektur "Pascal" sama seperti pendahulunya yaitu GTX 1080. Graphics card ini ditujukan untuk para kelas enthusiast yang merasa performa GTX 1080 nya masih kurang kencang, atau menginginkan performa lebih dari arsitektur Pascal saat ini. 


Spesifikasi Mirip TITAN X Pascal
Pada graphics card terbarunya ini, Nvidia menyematkan spesifikasi yang mirip dengan Titan X Pascal. Dengan chip GP102 yang sama dengan Titan X Pascal, GTX 1080 Ti ini membawa 3.584 CUDA Core, 11 GB VRAM, dan 352-bit bus width dengan memory interface GDDR5X. Selain bus width yang mengalami pengurangan dibanding Titan X Pascal, Nvidia juga mengurangi ROP unit dari 96 menjadi 88 unit pada GTX 1080Ti ini, sementara Texture Units nya masih tetap sebanyak 224. Nvidia tidak memberikan baseclock detail mengenai GTX 1080 Ti ini, namun hanya mencantumkan boost clock yang bisa mencapai 1,6 GHz yang memiliki kemampuan overclock hingga 2 GHz.


Peningkatan Signifikan


Nvidia mengklaim graphics card ini merupakan graphics card yang memiliki nama "Ti" dengan peningkatan terbanyak, yaitu sebesar 35% dibadingkan  "Ti" sebelumnya. Selain itu, graphics card terbaru ini memiliki Power Phase sebanyak 7 buah yang diperkirakan dapat mengurangi load per phase dan menurunkan suhu per MOSFET nya. 

Nvidia mengumumkan bahwa graphics card ini sudah mulai tersedia di pasaran mulai bulan Maret 2017 dengan pendingin Reference nya atau dengan nama Founders Edition yang memiliki MSRP US$699. GTX 1080Ti ini juga nantinya akan tersedia dalam versi custom-board yang diproduksi oleh AIB Nvidia. 

Berikut kami sajikan Gallery dari GTX 1080Ti




Picture Credits to pcworld and anandtech
[BUYER'S GUIDE] Tips Memilih HSF Yang Tepat Bagi PC Anda
Lihat Detail

[BUYER'S GUIDE] Tips Memilih HSF Yang Tepat Bagi PC Anda


Memilih sebuah HSF bagi seorang PC Enthusiast nampaknya tidak terlalu sulit karena mereka sudah bisa memperkirakan kebutuhan HSF bagi PC mereka. Namun, bagi para user awam tentunya ini adalah pilihan yang cukup sulit, maka dari itu disini saya mencoba untuk membantu bagaimana sih cara memilih HSF yang sesuai dengan kebutuhan?

Tiap produsen processor biasanya membekali processor mereka dengan HSF bawaan, namun anda akan mendapat HSF yang alakadarnya, mulai dari fan yang sangat berisik, bentuk yang kurang menarik, hingga performa yang pas-pasan. Sebenarnya memilih HSF itu gampang-gampang susah, anda harus memperhatikan berbagai faktor, mulai dari ukuran HSF agar tidak mentok ke casing, kompatibilitas dengan slot RAM, VRM, hingga performa pendinginannya. Sebelum menentukan jenis HSF nya, anda perlu memiliki tujuan kenapa ingin menggunakan HSF aftermarket?

1. Tentukan Tujuan
Ini adalah pertanyaan yang paling mendasar, tentukan tujuan anda mengapa ingin mengganti HSF anda. Jika anda ingin belajar overclocking, tentunya anda akan memerlukan HSF dengan performa yang baik dan mumpuni. Yang pertama, biasanya liquid cooling seperti Corsair Hydro Series, Cooler Master Seidon, menjadi pilihan karena memiliki performa yang sangat mumpuni, bahkan perbedaannya dengan HSF biasa bisa mencapai puluhan derajat, namun anda harus menyadari ancaman jika terjadinya kebocoran pada liquid cooling yang bisa terjadi kapan saja. Yang kedua, HSF tipe tower yang memiliki performa mendekati dengan liquid cooling namun memiliki bobot dan ukuran yang lumayan besar dan harganya juga menyamai dengan harga liquid cooling yang beredar di pasaran, contohnya Noctua NH-D15 yang memiliki MSRP di Indonesia sekitar Rp. 1 jutaan. Selanjutnya, jika tujuan anda ingin mengubah penampilan PC karena HSF bawaan terlihat kurang menarik, anda bisa memilih HSF dengan bentuk yang menarik.

2. Sesuaikan dengan Platform yang Anda Miliki
Yang kedua, pastikan HSF yang anda beli memiliki kompatibilitas dengan Platform PC anda, misalnya anda menggunakan Platform Intel Haswell Series yang memiliki soket nomor LGA 1150, maka anda harus mencari HSF yang sesuai, atau anda memiliki Platform dengan Processor AMD maka anda harus mencari platform untuk AMD. Perlu diingat, socket untuk Intel dan AMD sangat berbeda & tidak bisa digunakan satu sama lain. Namun biasanya, produsen HSF sudah menyertakan kompatibilitas untuk socket mulai dari LGA 775, 1366, 115X dan AMD mulai FM sampai AM series.

3. Perhatikan Casing Anda
Setelah menentukan tujuan & platform anda, kemudian perhatikanlah case yang anda miliki. Ukurlah kedalaman casing anda seperti tutorial yang sudah saya buatkan disini.


Anda tentunya tidak ingin sidepanel kiri nya terbuka karena salah memilih HSF atau memilih HSF Tower untuk Mini HTPC anda 😄 Selain itu, perhatikan juga airflow pada casing yang anda miliki sehingga sirkulasi dalam casing anda menjadi bagus misalnya dengan menempatkan fan intake di depan dan fan outtake di belakang casing sehingga udara mengalir dari depan ke belakang melewati HSF nya.

4. Sesuaikan Dengan Budget Anda
Selanjutnya, jika anda sudah mengetahui apa yang harus dibeli maka anda bisa menyesuaikan budget untuk memilih HSF yang bagus. Pada saat ini, HSF dengan tampilan yang menarik dan performa mumpuni sudah banyak dipasaran. Anda bisa melihat Perbandingan 11 HSF Murah oleh tim JagatReview disini.

5. Perbanyak Membaca Review di Internet
Selain dari 4 hal yang telah disebutkan diatas, ada baiknya anda selalu membaca review-review mengenai HSF yang bertebaran di internet. Selain untuk menambah wawasan, tentunya anda juga bisa melihat penilaian performa sebuah HSF.

Sekian tips dari saya, semoga membantu & selamat berburu HSF! 😄

Memilih sebuah HSF bagi seorang PC Enthusiast nampaknya tidak terlalu sulit karena mereka sudah bisa memperkirakan kebutuhan HSF bagi PC mereka. Namun, bagi para user awam tentunya ini adalah pilihan yang cukup sulit, maka dari itu disini saya mencoba untuk membantu bagaimana sih cara memilih HSF yang sesuai dengan kebutuhan?

Tiap produsen processor biasanya membekali processor mereka dengan HSF bawaan, namun anda akan mendapat HSF yang alakadarnya, mulai dari fan yang sangat berisik, bentuk yang kurang menarik, hingga performa yang pas-pasan. Sebenarnya memilih HSF itu gampang-gampang susah, anda harus memperhatikan berbagai faktor, mulai dari ukuran HSF agar tidak mentok ke casing, kompatibilitas dengan slot RAM, VRM, hingga performa pendinginannya. Sebelum menentukan jenis HSF nya, anda perlu memiliki tujuan kenapa ingin menggunakan HSF aftermarket?

1. Tentukan Tujuan
Ini adalah pertanyaan yang paling mendasar, tentukan tujuan anda mengapa ingin mengganti HSF anda. Jika anda ingin belajar overclocking, tentunya anda akan memerlukan HSF dengan performa yang baik dan mumpuni. Yang pertama, biasanya liquid cooling seperti Corsair Hydro Series, Cooler Master Seidon, menjadi pilihan karena memiliki performa yang sangat mumpuni, bahkan perbedaannya dengan HSF biasa bisa mencapai puluhan derajat, namun anda harus menyadari ancaman jika terjadinya kebocoran pada liquid cooling yang bisa terjadi kapan saja. Yang kedua, HSF tipe tower yang memiliki performa mendekati dengan liquid cooling namun memiliki bobot dan ukuran yang lumayan besar dan harganya juga menyamai dengan harga liquid cooling yang beredar di pasaran, contohnya Noctua NH-D15 yang memiliki MSRP di Indonesia sekitar Rp. 1 jutaan. Selanjutnya, jika tujuan anda ingin mengubah penampilan PC karena HSF bawaan terlihat kurang menarik, anda bisa memilih HSF dengan bentuk yang menarik.

2. Sesuaikan dengan Platform yang Anda Miliki
Yang kedua, pastikan HSF yang anda beli memiliki kompatibilitas dengan Platform PC anda, misalnya anda menggunakan Platform Intel Haswell Series yang memiliki soket nomor LGA 1150, maka anda harus mencari HSF yang sesuai, atau anda memiliki Platform dengan Processor AMD maka anda harus mencari platform untuk AMD. Perlu diingat, socket untuk Intel dan AMD sangat berbeda & tidak bisa digunakan satu sama lain. Namun biasanya, produsen HSF sudah menyertakan kompatibilitas untuk socket mulai dari LGA 775, 1366, 115X dan AMD mulai FM sampai AM series.

3. Perhatikan Casing Anda
Setelah menentukan tujuan & platform anda, kemudian perhatikanlah case yang anda miliki. Ukurlah kedalaman casing anda seperti tutorial yang sudah saya buatkan disini.


Anda tentunya tidak ingin sidepanel kiri nya terbuka karena salah memilih HSF atau memilih HSF Tower untuk Mini HTPC anda 😄 Selain itu, perhatikan juga airflow pada casing yang anda miliki sehingga sirkulasi dalam casing anda menjadi bagus misalnya dengan menempatkan fan intake di depan dan fan outtake di belakang casing sehingga udara mengalir dari depan ke belakang melewati HSF nya.

4. Sesuaikan Dengan Budget Anda
Selanjutnya, jika anda sudah mengetahui apa yang harus dibeli maka anda bisa menyesuaikan budget untuk memilih HSF yang bagus. Pada saat ini, HSF dengan tampilan yang menarik dan performa mumpuni sudah banyak dipasaran. Anda bisa melihat Perbandingan 11 HSF Murah oleh tim JagatReview disini.

5. Perbanyak Membaca Review di Internet
Selain dari 4 hal yang telah disebutkan diatas, ada baiknya anda selalu membaca review-review mengenai HSF yang bertebaran di internet. Selain untuk menambah wawasan, tentunya anda juga bisa melihat penilaian performa sebuah HSF.

Sekian tips dari saya, semoga membantu & selamat berburu HSF! 😄
AMD Luncurkan "RYZEN", Pengusik Kejayaan Intel
Lihat Detail

AMD Luncurkan "RYZEN", Pengusik Kejayaan Intel


Pada acara "New Horizon" yang digelar oleh AMD kemarin dengan Keynote speaker oleh CEO AMD sendiri, Dr. Lisa Su, AMD meluncurkan generasi terbaru dari lini processor mereka dengan codename "RYZEN". 

Apa Itu AMD RYZEN ?

AMD telah dikenal dengan produknya yaitu CPU dan GPU. Generasi terakhir yang diumumkan AMD adalah Excavator. Dengan chip generasi terbarunya yang dinamakan ZEN, AMD siap kembali menggebrak pasar processor setelah sekian lama dikuasai oleh Intel. Mengusung nama "RYZEN" untuk platform kelas PC Desktop, Laptop, dan Server, ini tentunya sebuah lompatan baru mengingat AMD terakhir kali memperkenalkan processor FX-Series nya beberapa tahun lalu.

Arsitektur Zen dari AMD ini diproses dengan fabrikasi 14nm FinFET. Secara teori, ini berarti Processor AMD Ryzen dapat melakukan work per clock cycle lebih tinggi hingga 40% dibanding generasi Excavator sebelumnya. Ini adalah lompatan yang sangat berarti dalam persaingan terhadap Intel. Sebelumnya, AMD hanya dapat bersaing dengan Intel yang sangat power efficient dengan konsumsi listrik yang lebih tinggi dibanding Intel.


AMD mengklaim bahwa Ryzen ini memiliki performa lebih cepat hingga 10% dibandingkan dengan platform Intel kelas Extreme nya yaitu Intel Core i7-6900K di beberapa benchmark, seperti benchmark Blender dan Handbrake. Intel sebentar lagi akan meluncurkan processor generasi ke-7 nya dengan codename Kaby Lake. Namun, AMD tidak perlu khawatir karena Core i7-7700K "hanya" merupakan update minor dengan peningkatan yang tipis dibanding Core i7-6900K dalam hal clock per cycle performance.


Untuk membuktikan bahwa AMD berkomitmen penuh pada Ryzen, dalam presentasi yang digelar kemarin AMD juga menghadirkan screenshot hasil test oleh aplikasi Blender, melawan Intel Core i7-6900K, processor dengan 8-core dan 16-thread yang tersedia di pasaran. Hasilnya ? AMD mampu menyaingi performa dari Intel Core i7-6900K yang memiliki MSRP sebesar $1100 atau sekitar 14 Jutaan Rupiah. Sedangkan pada test Handbrake transcoding video, AMD mampu mengungguli Intel Core i7-6900K dengan hasil AMD dapat menyelesaikan tugasnya selama 54 detik, sedangkan intel hingga 59 detik. Satu hal yang menarik dari test performa yang dihadirkan, Intel Core i7-6900K dijalankan dengan Boost Clock diaktifkan, sedangkan pada AMD Ryzen, Boost Clock dinonaktifkan. Yang lebih mengejutkan lagi, AMD Ryzen ini hadir dengan TDP yang hanya 95 Watt, lebih rendah sebesar 45 Watt dibanding Intel Core i7-6900K yang memiliki TDP sebesar 140 Watt.



Tidak cukup dengan hasil Blender dan Handbrake Test, AMD menghadirkan Gameplay Game Battlefield 1 dengan resolusi 4K dan kedua CPU dipasangkan dengan NVIDIA Titan X GPU. Hasilnya, AMD Ryzen mampu menawarkan frame skipping yang lebih baik dibandingkan dengan Intel Core i7-6900K.

AMD SenseMI


AMD juga mengklaim bahwa sensor dan fitur pada Ryzen telah ditambahkan dengan teknologi SenseMI yang membantu AMD Ryzen bekerja secara efisien dan pintar. Berikut adalah beberapa fitur terbaru yang terdapat pada AMD Ryzen: 
  • Neural Net Prediction
  • Smart Prefetch
  • Precision Boost
  • Pure Power
  • Extended Frequency Range
Neural Net Prediction dan Smart Prefetch menjanjikan eksekusi yang lebih efisien, dan kedua fitur ini sendiri menghasilkan setidaknya 1/4 dari semua peningkatan performa yang dimiliki RYZEN. Sedangkan Pure Power, Precision Boost, dan Extended Frequency Range adalah hasil kerja dari berbagai sensor daya, voltase, dan suhu, yang memaksimalkan clockspeed prosesor berdasarkan kondisi yang ada.

Pada akhir presentasinya, Dr. Lisa Su memastikan bahwa AMD Ryzen akan hadir pada platform Desktop PC, Laptop, dan Server. Beliau juga memastikan bahwa AMD Ryzen ditargetkan sudah tersedia dipasaran pada Q1 2017, ini berarti AMD Ryzen akan tersedia antara bulan Januari-Maret 2017. Sedangkan untuk perincian harganya, AMD belum mau mengonfirmasinya.

Pada acara "New Horizon" yang digelar oleh AMD kemarin dengan Keynote speaker oleh CEO AMD sendiri, Dr. Lisa Su, AMD meluncurkan generasi terbaru dari lini processor mereka dengan codename "RYZEN". 

Apa Itu AMD RYZEN ?

AMD telah dikenal dengan produknya yaitu CPU dan GPU. Generasi terakhir yang diumumkan AMD adalah Excavator. Dengan chip generasi terbarunya yang dinamakan ZEN, AMD siap kembali menggebrak pasar processor setelah sekian lama dikuasai oleh Intel. Mengusung nama "RYZEN" untuk platform kelas PC Desktop, Laptop, dan Server, ini tentunya sebuah lompatan baru mengingat AMD terakhir kali memperkenalkan processor FX-Series nya beberapa tahun lalu.

Arsitektur Zen dari AMD ini diproses dengan fabrikasi 14nm FinFET. Secara teori, ini berarti Processor AMD Ryzen dapat melakukan work per clock cycle lebih tinggi hingga 40% dibanding generasi Excavator sebelumnya. Ini adalah lompatan yang sangat berarti dalam persaingan terhadap Intel. Sebelumnya, AMD hanya dapat bersaing dengan Intel yang sangat power efficient dengan konsumsi listrik yang lebih tinggi dibanding Intel.


AMD mengklaim bahwa Ryzen ini memiliki performa lebih cepat hingga 10% dibandingkan dengan platform Intel kelas Extreme nya yaitu Intel Core i7-6900K di beberapa benchmark, seperti benchmark Blender dan Handbrake. Intel sebentar lagi akan meluncurkan processor generasi ke-7 nya dengan codename Kaby Lake. Namun, AMD tidak perlu khawatir karena Core i7-7700K "hanya" merupakan update minor dengan peningkatan yang tipis dibanding Core i7-6900K dalam hal clock per cycle performance.


Untuk membuktikan bahwa AMD berkomitmen penuh pada Ryzen, dalam presentasi yang digelar kemarin AMD juga menghadirkan screenshot hasil test oleh aplikasi Blender, melawan Intel Core i7-6900K, processor dengan 8-core dan 16-thread yang tersedia di pasaran. Hasilnya ? AMD mampu menyaingi performa dari Intel Core i7-6900K yang memiliki MSRP sebesar $1100 atau sekitar 14 Jutaan Rupiah. Sedangkan pada test Handbrake transcoding video, AMD mampu mengungguli Intel Core i7-6900K dengan hasil AMD dapat menyelesaikan tugasnya selama 54 detik, sedangkan intel hingga 59 detik. Satu hal yang menarik dari test performa yang dihadirkan, Intel Core i7-6900K dijalankan dengan Boost Clock diaktifkan, sedangkan pada AMD Ryzen, Boost Clock dinonaktifkan. Yang lebih mengejutkan lagi, AMD Ryzen ini hadir dengan TDP yang hanya 95 Watt, lebih rendah sebesar 45 Watt dibanding Intel Core i7-6900K yang memiliki TDP sebesar 140 Watt.



Tidak cukup dengan hasil Blender dan Handbrake Test, AMD menghadirkan Gameplay Game Battlefield 1 dengan resolusi 4K dan kedua CPU dipasangkan dengan NVIDIA Titan X GPU. Hasilnya, AMD Ryzen mampu menawarkan frame skipping yang lebih baik dibandingkan dengan Intel Core i7-6900K.

AMD SenseMI


AMD juga mengklaim bahwa sensor dan fitur pada Ryzen telah ditambahkan dengan teknologi SenseMI yang membantu AMD Ryzen bekerja secara efisien dan pintar. Berikut adalah beberapa fitur terbaru yang terdapat pada AMD Ryzen: 
  • Neural Net Prediction
  • Smart Prefetch
  • Precision Boost
  • Pure Power
  • Extended Frequency Range
Neural Net Prediction dan Smart Prefetch menjanjikan eksekusi yang lebih efisien, dan kedua fitur ini sendiri menghasilkan setidaknya 1/4 dari semua peningkatan performa yang dimiliki RYZEN. Sedangkan Pure Power, Precision Boost, dan Extended Frequency Range adalah hasil kerja dari berbagai sensor daya, voltase, dan suhu, yang memaksimalkan clockspeed prosesor berdasarkan kondisi yang ada.

Pada akhir presentasinya, Dr. Lisa Su memastikan bahwa AMD Ryzen akan hadir pada platform Desktop PC, Laptop, dan Server. Beliau juga memastikan bahwa AMD Ryzen ditargetkan sudah tersedia dipasaran pada Q1 2017, ini berarti AMD Ryzen akan tersedia antara bulan Januari-Maret 2017. Sedangkan untuk perincian harganya, AMD belum mau mengonfirmasinya.

Pada acara "New Horizon" yang digelar oleh AMD kemarin dengan Keynote speaker oleh CEO AMD sendiri, Dr. Lisa Su, AMD meluncurkan generasi terbaru dari lini processor mereka dengan codename "RYZEN". 

Apa Itu AMD RYZEN ?

AMD telah dikenal dengan produknya yaitu CPU dan GPU. Generasi terakhir yang diumumkan AMD adalah Excavator. Dengan chip generasi terbarunya yang dinamakan ZEN, AMD siap kembali menggebrak pasar processor setelah sekian lama dikuasai oleh Intel. Mengusung nama "RYZEN" untuk platform kelas PC Desktop, Laptop, dan Server, ini tentunya sebuah lompatan baru mengingat AMD terakhir kali memperkenalkan processor FX-Series nya beberapa tahun lalu.

Arsitektur Zen dari AMD ini diproses dengan fabrikasi 14nm FinFET. Secara teori, ini berarti Processor AMD Ryzen dapat melakukan work per clock cycle lebih tinggi hingga 40% dibanding generasi Excavator sebelumnya. Ini adalah lompatan yang sangat berarti dalam persaingan terhadap Intel. Sebelumnya, AMD hanya dapat bersaing dengan Intel yang sangat power efficient dengan konsumsi listrik yang lebih tinggi dibanding Intel.


AMD mengklaim bahwa Ryzen ini memiliki performa lebih cepat hingga 10% dibandingkan dengan platform Intel kelas Extreme nya yaitu Intel Core i7-6900K di beberapa benchmark, seperti benchmark Blender dan Handbrake. Intel sebentar lagi akan meluncurkan processor generasi ke-7 nya dengan codename Kaby Lake. Namun, AMD tidak perlu khawatir karena Core i7-7700K "hanya" merupakan update minor dengan peningkatan yang tipis dibanding Core i7-6900K dalam hal clock per cycle performance.


Untuk membuktikan bahwa AMD berkomitmen penuh pada Ryzen, dalam presentasi yang digelar kemarin AMD juga menghadirkan screenshot hasil test oleh aplikasi Blender, melawan Intel Core i7-6900K, processor dengan 8-core dan 16-thread yang tersedia di pasaran. Hasilnya ? AMD mampu menyaingi performa dari Intel Core i7-6900K yang memiliki MSRP sebesar $1100 atau sekitar 14 Jutaan Rupiah. Sedangkan pada test Handbrake transcoding video, AMD mampu mengungguli Intel Core i7-6900K dengan hasil AMD dapat menyelesaikan tugasnya selama 54 detik, sedangkan intel hingga 59 detik. Satu hal yang menarik dari test performa yang dihadirkan, Intel Core i7-6900K dijalankan dengan Boost Clock diaktifkan, sedangkan pada AMD Ryzen, Boost Clock dinonaktifkan. Yang lebih mengejutkan lagi, AMD Ryzen ini hadir dengan TDP yang hanya 95 Watt, lebih rendah sebesar 45 Watt dibanding Intel Core i7-6900K yang memiliki TDP sebesar 140 Watt.



Tidak cukup dengan hasil Blender dan Handbrake Test, AMD menghadirkan Gameplay Game Battlefield 1 dengan resolusi 4K dan kedua CPU dipasangkan dengan NVIDIA Titan X GPU. Hasilnya, AMD Ryzen mampu menawarkan frame skipping yang lebih baik dibandingkan dengan Intel Core i7-6900K.

AMD SenseMI


AMD juga mengklaim bahwa sensor dan fitur pada Ryzen telah ditambahkan dengan teknologi SenseMI yang membantu AMD Ryzen bekerja secara efisien dan pintar. Berikut adalah beberapa fitur terbaru yang terdapat pada AMD Ryzen: 
  • Neural Net Prediction
  • Smart Prefetch
  • Precision Boost
  • Pure Power
  • Extended Frequency Range
Neural Net Prediction dan Smart Prefetch menjanjikan eksekusi yang lebih efisien, dan kedua fitur ini sendiri menghasilkan setidaknya 1/4 dari semua peningkatan performa yang dimiliki RYZEN. Sedangkan Pure Power, Precision Boost, dan Extended Frequency Range adalah hasil kerja dari berbagai sensor daya, voltase, dan suhu, yang memaksimalkan clockspeed prosesor berdasarkan kondisi yang ada.

Pada akhir presentasinya, Dr. Lisa Su memastikan bahwa AMD Ryzen akan hadir pada platform Desktop PC, Laptop, dan Server. Beliau juga memastikan bahwa AMD Ryzen ditargetkan sudah tersedia dipasaran pada Q1 2017, ini berarti AMD Ryzen akan tersedia antara bulan Januari-Maret 2017. Sedangkan untuk perincian harganya, AMD belum mau mengonfirmasinya.
[BUYER'S GUIDE] Yuk, Rakit PC 4 Jutaan Tanpa Monitor
Lihat Detail

[BUYER'S GUIDE] Yuk, Rakit PC 4 Jutaan Tanpa Monitor

Yap! Kembali lagi dengan postingan saya mengenai Panduan Merakit PC Untuk pemula 😀. Pada postingan ini, saya akan mencoba memberikan sedikit masukan untuk para pengguna ketika ingin merakit PC nya untuk bermain game. Kali ini, saya akan memberikan simulasi untuk merakit PC yang "hanya" 4 Jutaan, tapi sudah bisa memainkan Game terbaru Seperti PES 2017. Banyak toko PC kurang memberikan edukasi kepada calon pembelinya. Disini saya tidak ingin itu terjadi dan saya berusaha memberikan simulasi harga dan spesifikasi PC dengan price/performance ratio terbaik. Saya menggunakan patokan harga dari salah satu toko di Mangga 2 Mall Jakarta sebagai acuan. Berikut adalah spesifikasi yang saya sarankan jika ingin merakit PC Untuk bermain PES 2017 hingga GTA V.

Product Name Quantity Price Subtotal
Intel Core i3-6100 3.7Ghz - Cache 3MB [Box] Socket LGA 1151 - Skylake Series 1 1.488.000 1.488.000
ASRock H110M-HDV (LGA1151, H110, DDR4) 1 940.000 940.000
Toshiba 1TB SATA3 7200RPM 1 560.000 560.000
OCPC XTREME DDR4 PC17000 2133Mhz 4GB 1 295.000 295.000
Dazumba DE 250 Tanpa PSU 1 185.000 185.000
Seasonic ECO Series 430W - ECO-430 - 80 Bronze Certified - 3 Years Warranty Replacement - Retail Box 1 560.000 560.000
Logitech Classic MK200 USB Optical USB 1 188.000 188.000
Total 4.216.000


Intel Core i3-6100
Simulasi tersebut telah menggunakan Arsitektur Intel terbaru yaitu Intel Skylake. Dengan performa yang lebih unggul dibandingkan dengan Pentium G4400 yang sama-sama dari keluarga Skylake, Intel Core i3-6100 ini hadir dengan 4 Threads untuk proses komputasi yang lebih cepat. Hadir dengan IGP terbaru yaitu Intel HD 530, tentunya IGP tersebut sangat baik bila dibandingkan dengan VGA kelas very low end sejenis GeForce GT 210 atau ATI HD 5450.

ASRock H110M-HDV
ASRock, produsen yang dulunya anak perusahaan dari ASUS, sangat sering menghadirkan motherboard berkualitas dengan harga yang sangat kompetitif tanpa menghilangkan fitur-fitur menarik di dalamnya. Dengan garansi selama 3 tahun juga tentunya bikin lega hati para pengguna PC 😁. ASRock H110M-HDV juga sudah mendukung Processor generasi ke-6 dari Intel yaitu Skylake dengan nomor socket LGA 1151, PCI-E 3.0, 4x USB 3.0, Dual Channel DDR4, hingga 7.1 Channel Audio Codec. Jadi, tidak ada salahnya kan memilih motherboard ini ?

Perhatian!! Setiap socket LGA dari Intel mulai dari LGA 1155, 1150, dan 1151 tidak saling kompatibel. Artinya, anda harus mengupgrade baik Processor & Motherboard. Jadi, misalnya anda punya Intel Pentium G3258 dengan socket LGA 1150 namun ingin mengupgrade motherboard, anda harus mecari socket yang sama, yaitu LGA 1150.

Harddisk Toshiba 1 Tb SATA III 6.0 Gbps
Harddisk dari Toshiba ini telah mendukung konektivitas terbaru yaitu dari SATA III dengan kecepatan hingga 6.0 Gbps. Kenapa Toshiba ? Karena HDD Toshiba ini yang paling murah diantara HDD lainnya, sehingga untuk menekan budget, maka dipilihlah HDD Toshiba ini. Saya juga menyadari, dalam pemakaian harian, kecepatan HDD antar-merk sangat tidak signifikan perbedaan nya, kecuali anda membandingkannya dengan SSD. 
RAM OCPC XTREME DDR4 PC17000 2133Mhz 4GB
RAM dari OCPC ini merupakan salah satu opsi termurah yang ada dipasaran. Sudah mendukung DDR4 dengan kecepatan 2133MHz atau PC17000. Nampaknya untuk penggunaan harian, RAM dengan kapasitas 4Gb sudah lebih dari cukup untuk mengakomodasi kegiatan harian.

Dazumba DE 250
Yap, produk dari Dazumba kali ini hadir dengan desain yang minimalis, cocok untuk ditempatkan di sudut ruangan. Dengan form Factor mATX, sudah cukup untuk mengakomodasi seluruh part PC dalam perakitan ini.
Seasonic ECO Series 430W 80+ Bronze Certified
Sejak dari awal menulis Simulasi Buyer's Guide, saya sangat tidak menyarankan pemakaian PSU bawaan casing. Kenapa? Selain komponen dalamnya gak jelas darimana asalnya, kemampuan PSU nya seperti apa, serta garansi yang tidak jelas. Disini saya memilih Seasonic ECO Series 430W 80+ Bronze Certified. Nama Seasonic sudah tidak diragukan lagi dalam dunia komputer. Nama Seasonic juga sering muncul dalam OEM brand lain. Dengan garansi selama 3 Tahun dan sudah bersertifikat 80+ Bronze, kemampuan dari PSU ini tidak usah diragukan lagi 😁.

Kesimpulan
Berdasarkan hasil riset oleh saya, PC rakitan senilai 4 Jutaan ini mampu menjalankan PES 2017 hingga GTA V dengan setting medium dan beberapa pengaturan lainnya. Jadi, tunggu apalagi ? Jika anda menunda-nunda untuk merakit PC, ingatlah slogan bahwa Teknologi Tiada Habisnya, setelah ada teknologi yang lama, maka yang terbaru dan lebih powerful akan muncul. Terimakasih 😀

Yap! Kembali lagi dengan postingan saya mengenai Panduan Merakit PC Untuk pemula 😀. Pada postingan ini, saya akan mencoba memberikan sedikit masukan untuk para pengguna ketika ingin merakit PC nya untuk bermain game. Kali ini, saya akan memberikan simulasi untuk merakit PC yang "hanya" 4 Jutaan, tapi sudah bisa memainkan Game terbaru Seperti PES 2017. Banyak toko PC kurang memberikan edukasi kepada calon pembelinya. Disini saya tidak ingin itu terjadi dan saya berusaha memberikan simulasi harga dan spesifikasi PC dengan price/performance ratio terbaik. Saya menggunakan patokan harga dari salah satu toko di Mangga 2 Mall Jakarta sebagai acuan. Berikut adalah spesifikasi yang saya sarankan jika ingin merakit PC Untuk bermain PES 2017 hingga GTA V.

Product Name Quantity Price Subtotal
Intel Core i3-6100 3.7Ghz - Cache 3MB [Box] Socket LGA 1151 - Skylake Series 1 1.488.000 1.488.000
ASRock H110M-HDV (LGA1151, H110, DDR4) 1 940.000 940.000
Toshiba 1TB SATA3 7200RPM 1 560.000 560.000
OCPC XTREME DDR4 PC17000 2133Mhz 4GB 1 295.000 295.000
Dazumba DE 250 Tanpa PSU 1 185.000 185.000
Seasonic ECO Series 430W - ECO-430 - 80 Bronze Certified - 3 Years Warranty Replacement - Retail Box 1 560.000 560.000
Logitech Classic MK200 USB Optical USB 1 188.000 188.000
Total 4.216.000


Intel Core i3-6100
Simulasi tersebut telah menggunakan Arsitektur Intel terbaru yaitu Intel Skylake. Dengan performa yang lebih unggul dibandingkan dengan Pentium G4400 yang sama-sama dari keluarga Skylake, Intel Core i3-6100 ini hadir dengan 4 Threads untuk proses komputasi yang lebih cepat. Hadir dengan IGP terbaru yaitu Intel HD 530, tentunya IGP tersebut sangat baik bila dibandingkan dengan VGA kelas very low end sejenis GeForce GT 210 atau ATI HD 5450.

ASRock H110M-HDV
ASRock, produsen yang dulunya anak perusahaan dari ASUS, sangat sering menghadirkan motherboard berkualitas dengan harga yang sangat kompetitif tanpa menghilangkan fitur-fitur menarik di dalamnya. Dengan garansi selama 3 tahun juga tentunya bikin lega hati para pengguna PC 😁. ASRock H110M-HDV juga sudah mendukung Processor generasi ke-6 dari Intel yaitu Skylake dengan nomor socket LGA 1151, PCI-E 3.0, 4x USB 3.0, Dual Channel DDR4, hingga 7.1 Channel Audio Codec. Jadi, tidak ada salahnya kan memilih motherboard ini ?

Perhatian!! Setiap socket LGA dari Intel mulai dari LGA 1155, 1150, dan 1151 tidak saling kompatibel. Artinya, anda harus mengupgrade baik Processor & Motherboard. Jadi, misalnya anda punya Intel Pentium G3258 dengan socket LGA 1150 namun ingin mengupgrade motherboard, anda harus mecari socket yang sama, yaitu LGA 1150.

Harddisk Toshiba 1 Tb SATA III 6.0 Gbps
Harddisk dari Toshiba ini telah mendukung konektivitas terbaru yaitu dari SATA III dengan kecepatan hingga 6.0 Gbps. Kenapa Toshiba ? Karena HDD Toshiba ini yang paling murah diantara HDD lainnya, sehingga untuk menekan budget, maka dipilihlah HDD Toshiba ini. Saya juga menyadari, dalam pemakaian harian, kecepatan HDD antar-merk sangat tidak signifikan perbedaan nya, kecuali anda membandingkannya dengan SSD. 
RAM OCPC XTREME DDR4 PC17000 2133Mhz 4GB
RAM dari OCPC ini merupakan salah satu opsi termurah yang ada dipasaran. Sudah mendukung DDR4 dengan kecepatan 2133MHz atau PC17000. Nampaknya untuk penggunaan harian, RAM dengan kapasitas 4Gb sudah lebih dari cukup untuk mengakomodasi kegiatan harian.

Dazumba DE 250
Yap, produk dari Dazumba kali ini hadir dengan desain yang minimalis, cocok untuk ditempatkan di sudut ruangan. Dengan form Factor mATX, sudah cukup untuk mengakomodasi seluruh part PC dalam perakitan ini.
Seasonic ECO Series 430W 80+ Bronze Certified
Sejak dari awal menulis Simulasi Buyer's Guide, saya sangat tidak menyarankan pemakaian PSU bawaan casing. Kenapa? Selain komponen dalamnya gak jelas darimana asalnya, kemampuan PSU nya seperti apa, serta garansi yang tidak jelas. Disini saya memilih Seasonic ECO Series 430W 80+ Bronze Certified. Nama Seasonic sudah tidak diragukan lagi dalam dunia komputer. Nama Seasonic juga sering muncul dalam OEM brand lain. Dengan garansi selama 3 Tahun dan sudah bersertifikat 80+ Bronze, kemampuan dari PSU ini tidak usah diragukan lagi 😁.

Kesimpulan
Berdasarkan hasil riset oleh saya, PC rakitan senilai 4 Jutaan ini mampu menjalankan PES 2017 hingga GTA V dengan setting medium dan beberapa pengaturan lainnya. Jadi, tunggu apalagi ? Jika anda menunda-nunda untuk merakit PC, ingatlah slogan bahwa Teknologi Tiada Habisnya, setelah ada teknologi yang lama, maka yang terbaru dan lebih powerful akan muncul. Terimakasih 😀

Short Report: Keseruan Technofest 2016 Intel Class Overclocking
Lihat Detail

Short Report: Keseruan Technofest 2016 Intel Class Overclocking


Technofest 2016 yang diadakan oleh Technosolution kemarin berlangsung sangat meriah. Technosolution mengadakan bazaar selama seminggu dan lomba Overclocking selama 2 hari untuk Intel Class dan AMD Class. Sabtu, 22 Oktober 2016 saya dan teman saya mengunjungi Mangga 2 Mall untuk menyaksikan Technofest 2016. Kompetisi OC Intel Class dan DOTA2 berlangsung sangat meriah terbukti dengan banyaknya peserta yang antusias. Banderol harga pada saat bazaar juga terbilang cukup murah menurut saya. Untuk kompetisi gaming sendiri saya tidak terlalu memperhatikannya dan lebih fokus dengan lomba OC Intel Class. 

Saat saya melihat-lihat suasana Kompetisi OC, para peserta sudah kelihatan sangat fokus dengan hardwarenya masing-masing. Ada yang tidak bisa menjalankan benchmark & harus menurunkan voltase CPU nya, ada yang bluescreen, dll. Saat saya mengunjungi stage, sang legend 'Lucky_n00b' terlihat bingung karena system nya tidak bisa nge-bench. Namun, Lucky_n00b pada akhirnya berhasil menjuarai turnamen untuk Intel Class pada hari itu. Pada hari minggu untuk AMD Class, terlihat para peserta kurang antusias karena hanya 3 orang yang mengikuti AMD Class. Alva Jonathan pun ikut lagi di AMD Class namun sayang dia tidak bisa mengulangi kesuksesan ketika Juara 1 di Intel Class. Berikut adalah foto-foto pada saat Intel Class berlangsung :D 










Technofest 2016 yang diadakan oleh Technosolution kemarin berlangsung sangat meriah. Technosolution mengadakan bazaar selama seminggu dan lomba Overclocking selama 2 hari untuk Intel Class dan AMD Class. Sabtu, 22 Oktober 2016 saya dan teman saya mengunjungi Mangga 2 Mall untuk menyaksikan Technofest 2016. Kompetisi OC Intel Class dan DOTA2 berlangsung sangat meriah terbukti dengan banyaknya peserta yang antusias. Banderol harga pada saat bazaar juga terbilang cukup murah menurut saya. Untuk kompetisi gaming sendiri saya tidak terlalu memperhatikannya dan lebih fokus dengan lomba OC Intel Class. 

Saat saya melihat-lihat suasana Kompetisi OC, para peserta sudah kelihatan sangat fokus dengan hardwarenya masing-masing. Ada yang tidak bisa menjalankan benchmark & harus menurunkan voltase CPU nya, ada yang bluescreen, dll. Saat saya mengunjungi stage, sang legend 'Lucky_n00b' terlihat bingung karena system nya tidak bisa nge-bench. Namun, Lucky_n00b pada akhirnya berhasil menjuarai turnamen untuk Intel Class pada hari itu. Pada hari minggu untuk AMD Class, terlihat para peserta kurang antusias karena hanya 3 orang yang mengikuti AMD Class. Alva Jonathan pun ikut lagi di AMD Class namun sayang dia tidak bisa mengulangi kesuksesan ketika Juara 1 di Intel Class. Berikut adalah foto-foto pada saat Intel Class berlangsung :D 










Technofest 2016 yang diadakan oleh Technosolution kemarin berlangsung sangat meriah. Technosolution mengadakan bazaar selama seminggu dan lomba Overclocking selama 2 hari untuk Intel Class dan AMD Class. Sabtu, 22 Oktober 2016 saya dan teman saya mengunjungi Mangga 2 Mall untuk menyaksikan Technofest 2016. Kompetisi OC Intel Class dan DOTA2 berlangsung sangat meriah terbukti dengan banyaknya peserta yang antusias. Banderol harga pada saat bazaar juga terbilang cukup murah menurut saya. Untuk kompetisi gaming sendiri saya tidak terlalu memperhatikannya dan lebih fokus dengan lomba OC Intel Class. 

Saat saya melihat-lihat suasana Kompetisi OC, para peserta sudah kelihatan sangat fokus dengan hardwarenya masing-masing. Ada yang tidak bisa menjalankan benchmark & harus menurunkan voltase CPU nya, ada yang bluescreen, dll. Saat saya mengunjungi stage, sang legend 'Lucky_n00b' terlihat bingung karena system nya tidak bisa nge-bench. Namun, Lucky_n00b pada akhirnya berhasil menjuarai turnamen untuk Intel Class pada hari itu. Pada hari minggu untuk AMD Class, terlihat para peserta kurang antusias karena hanya 3 orang yang mengikuti AMD Class. Alva Jonathan pun ikut lagi di AMD Class namun sayang dia tidak bisa mengulangi kesuksesan ketika Juara 1 di Intel Class. Berikut adalah foto-foto pada saat Intel Class berlangsung :D 









[BUYER'S GUIDE] Rakit PC Intel Skylake Dengan Budget 6 Jutaan Tanpa Monitor
Lihat Detail

[BUYER'S GUIDE] Rakit PC Intel Skylake Dengan Budget 6 Jutaan Tanpa Monitor

Pada postingan kali ini, penulis mencoba untuk memberikan guide bagi para user yang ini merakit PC nya dengan spesifikasi yang terbaru namun dengan dana terbatas. Biasanya para pengguna end-user yang belum pernah merakit atau masih awam dengan spesifikasi komputer akan bingung ketika ingin merakit PC nya dari awal. Banyak toko PC kurang memberikan edukasi kepada calon pembelinya. Disini penulis tidak ingin itu terjadi dan saya berusaha memberikan simulasi harga dan spesifikasi PC dengan price/performance ratio terbaik. Penulis menggunakan patokan harga dari salah satu toko di Mangga 2 Mall Jakarta sebagai acuan. Berikut adalah spesifikasi yang saya sarankan jika ingin merakit PC dengan Processor Intel. 




Simulasi tersebut telah menggunakan Arsitektur Intel terbaru yaitu Intel Skylake. Walaupun masih masuk keluarga Pentium, namun jangan remehkan Pentium G4400 karena dengan kecepatan clock sebesar 3.3GHz dan arsitektur terbaru, dia mampu mengangkat game hingga GTA V! Penulis memiliki PC dengan Processor Intel G3258 Haswell diduetkan dengan GTX 960 dan hasilnya GTA V dengan Resolusi "Rata Kanan" alias semua setting High. 



Selanjutnya, ASRock H110M-HDV juga merupakan mainboard kelas mainstream dengan kualitas tinggi yang menyamai brand-brand terkenal lain nya seperti ASUS, MSI, Gigabyte. ASRock H110M-HDV sendiri telah melengkapi produknya dengan VRM Heatsink sehingga tidak akan mengalami overheat. 




WDC 1TB SATA III & Avexir SSD E100 Series. 
Pada saat ini, SSD hampir sudah menjadi kebutuhan setiap pengguna PC. Kecepatan transfer data & booting dengan SSD terbilang sangat cepat. SSD biasanya digunakan hanya untuk menginstall operating system dan beberapa game yang membutuhkan transfer cepat sedangkan HDD dibutuhkan untuk menyimpan data dengan jumlah besar. 



Avexir DDR4 Core Red 8Gb DDR4 Dual Channel
Avexir bukanlah brand abal-abal. Dalam dunia PC, Avexir terlebih dahulu muncul sebagai OEM dari beberapa produk, namun sekarang Avexir berani memunculkan produknya dengan brand sendiri. Terbukti dengan munculnya Avexir Raiden Series & Avexir ROG Certified Memory menunjukkan keseriusan Avexir dalam berkecimpung di dunia PC. RAM dengan teknologi terbaru DDR4 ini dilengkapi dengan frekuensi 2400Mhz dan dengan memory sebesar 2x4Gb tentunya sudah lebih dari cukup untuk gaming masa kini.



GALAX GTX 750 Ti
Meskipun bukan dengan arsitektur terbaru Pascal, namun GTX 750 Ti ini masih cukup powerful untuk gaming dengan resolusi HD sampai Full HD 1080p. Dengan harga yang terjangkau dan performa maksimal, GALAX GTX 750 Ti ini merupakan salah satu VGA Card yang patut direkomendasikan. GALAX juga merupakan brand Eropa yang lebih dikenal dengan KFA2.



Dazumba DE210 & Super Flower FX 450W PSU 
Dazumba dikenal dengan produsen casing asal Indonesia dengan beberapa produk murahnya. Memilih Power Supply juga sangat penting bagi kehidupan PC kedepannya. Supply Listrik yang stabil dan 'bersih' akan menjadikan PC anda lebih awet. Biasanya ketika kita membeli casing, dapat ditemukan 'bonus' power supply namun, penulis sangat tidak menyarankan penggunaan Power Supply bawaan casing tersebut karena komponen dan pembuatnya tidak jelas, serta arus listrik yang kurang stabil. 

Itu lah simulasi spesifikasi dengan budget 6 Jutaan tanpa monitor, semoga artikel ini membantu. See you on next article!
Pada postingan kali ini, penulis mencoba untuk memberikan guide bagi para user yang ini merakit PC nya dengan spesifikasi yang terbaru namun dengan dana terbatas. Biasanya para pengguna end-user yang belum pernah merakit atau masih awam dengan spesifikasi komputer akan bingung ketika ingin merakit PC nya dari awal. Banyak toko PC kurang memberikan edukasi kepada calon pembelinya. Disini penulis tidak ingin itu terjadi dan saya berusaha memberikan simulasi harga dan spesifikasi PC dengan price/performance ratio terbaik. Penulis menggunakan patokan harga dari salah satu toko di Mangga 2 Mall Jakarta sebagai acuan. Berikut adalah spesifikasi yang saya sarankan jika ingin merakit PC dengan Processor Intel. 




Simulasi tersebut telah menggunakan Arsitektur Intel terbaru yaitu Intel Skylake. Walaupun masih masuk keluarga Pentium, namun jangan remehkan Pentium G4400 karena dengan kecepatan clock sebesar 3.3GHz dan arsitektur terbaru, dia mampu mengangkat game hingga GTA V! Penulis memiliki PC dengan Processor Intel G3258 Haswell diduetkan dengan GTX 960 dan hasilnya GTA V dengan Resolusi "Rata Kanan" alias semua setting High. 



Selanjutnya, ASRock H110M-HDV juga merupakan mainboard kelas mainstream dengan kualitas tinggi yang menyamai brand-brand terkenal lain nya seperti ASUS, MSI, Gigabyte. ASRock H110M-HDV sendiri telah melengkapi produknya dengan VRM Heatsink sehingga tidak akan mengalami overheat. 




WDC 1TB SATA III & Avexir SSD E100 Series. 
Pada saat ini, SSD hampir sudah menjadi kebutuhan setiap pengguna PC. Kecepatan transfer data & booting dengan SSD terbilang sangat cepat. SSD biasanya digunakan hanya untuk menginstall operating system dan beberapa game yang membutuhkan transfer cepat sedangkan HDD dibutuhkan untuk menyimpan data dengan jumlah besar. 



Avexir DDR4 Core Red 8Gb DDR4 Dual Channel
Avexir bukanlah brand abal-abal. Dalam dunia PC, Avexir terlebih dahulu muncul sebagai OEM dari beberapa produk, namun sekarang Avexir berani memunculkan produknya dengan brand sendiri. Terbukti dengan munculnya Avexir Raiden Series & Avexir ROG Certified Memory menunjukkan keseriusan Avexir dalam berkecimpung di dunia PC. RAM dengan teknologi terbaru DDR4 ini dilengkapi dengan frekuensi 2400Mhz dan dengan memory sebesar 2x4Gb tentunya sudah lebih dari cukup untuk gaming masa kini.



GALAX GTX 750 Ti
Meskipun bukan dengan arsitektur terbaru Pascal, namun GTX 750 Ti ini masih cukup powerful untuk gaming dengan resolusi HD sampai Full HD 1080p. Dengan harga yang terjangkau dan performa maksimal, GALAX GTX 750 Ti ini merupakan salah satu VGA Card yang patut direkomendasikan. GALAX juga merupakan brand Eropa yang lebih dikenal dengan KFA2.



Dazumba DE210 & Super Flower FX 450W PSU 
Dazumba dikenal dengan produsen casing asal Indonesia dengan beberapa produk murahnya. Memilih Power Supply juga sangat penting bagi kehidupan PC kedepannya. Supply Listrik yang stabil dan 'bersih' akan menjadikan PC anda lebih awet. Biasanya ketika kita membeli casing, dapat ditemukan 'bonus' power supply namun, penulis sangat tidak menyarankan penggunaan Power Supply bawaan casing tersebut karena komponen dan pembuatnya tidak jelas, serta arus listrik yang kurang stabil. 

Itu lah simulasi spesifikasi dengan budget 6 Jutaan tanpa monitor, semoga artikel ini membantu. See you on next article!