Tampilkan postingan dengan label Overclocking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Overclocking. Tampilkan semua postingan
Indonesia Sabet Gelar Juara Dunia Overclocking
Lihat Detail

Indonesia Sabet Gelar Juara Dunia Overclocking

Walaupun Timnas Indonesia gagal meraih juara pada ajang Piala AFF Suzuki Cup kemarin, setidaknya Indonesia bisa berbangga karena salah satu overclocker asal Indonesia dan juga satu-satunya overclocker yang mewakili Asia, merebut gelar juara dunia di Wuhan, China pada ajang Galax GOC 2016 kemarin. 


Overclocker yang jadi andalan Indonesia saat ini bernama Alva "Lucky_n00b" Jonathan. Ia mengalahkan 11 overclocker ternama dunia diantaranya Dancop dan Xtreme Addict. Alva memimpin pertandingan kali ini dengan skor 184 points dan tidak bisa dikejar oleh peserta lainnya. Pertandingan pada turnamen kali ini menjadi lebih sulit ketika juri memberi perpanjangan waktu kepada para peserta, karena bisa saja peserta lain dapat melewati skor yang dicetak oleh Alva. Penilaian turnamen kali ini berdasarkan dari 4 aplikasi benchmark yaitu 3DMark 11 Physics, Gekkbench 3, 3DMark Time Spy, dan 3DMark Fire Strike Extreme.


Sebelumnya, Alva juga pernah menjadi juara 2 pada ajang GOC tahun 2013, kemudian pada ajang GOC 2014 dan 2015, Alva menjadi juara 3. Hal ini menjadi sangat menarik karena Alva merupakan satu-satunya wakil Asia dalam GOC tahun ini, sedangkan lawannya berasal dari berbagai benua yaitu Asia, Afrika, Amerika, dan Australia.
Walaupun Timnas Indonesia gagal meraih juara pada ajang Piala AFF Suzuki Cup kemarin, setidaknya Indonesia bisa berbangga karena salah satu overclocker asal Indonesia dan juga satu-satunya overclocker yang mewakili Asia, merebut gelar juara dunia di Wuhan, China pada ajang Galax GOC 2016 kemarin. 


Overclocker yang jadi andalan Indonesia saat ini bernama Alva "Lucky_n00b" Jonathan. Ia mengalahkan 11 overclocker ternama dunia diantaranya Dancop dan Xtreme Addict. Alva memimpin pertandingan kali ini dengan skor 184 points dan tidak bisa dikejar oleh peserta lainnya. Pertandingan pada turnamen kali ini menjadi lebih sulit ketika juri memberi perpanjangan waktu kepada para peserta, karena bisa saja peserta lain dapat melewati skor yang dicetak oleh Alva. Penilaian turnamen kali ini berdasarkan dari 4 aplikasi benchmark yaitu 3DMark 11 Physics, Gekkbench 3, 3DMark Time Spy, dan 3DMark Fire Strike Extreme.


Sebelumnya, Alva juga pernah menjadi juara 2 pada ajang GOC tahun 2013, kemudian pada ajang GOC 2014 dan 2015, Alva menjadi juara 3. Hal ini menjadi sangat menarik karena Alva merupakan satu-satunya wakil Asia dalam GOC tahun ini, sedangkan lawannya berasal dari berbagai benua yaitu Asia, Afrika, Amerika, dan Australia.
Intel Kaby Lake Hadir dengan i3 yang Bisa di-OC
Lihat Detail

Intel Kaby Lake Hadir dengan i3 yang Bisa di-OC

Intel nampaknya mulai memperlihatkan pembaruan yang tidak biasa untuk seri Core i Generasi ke-7 atau Kaby Lake. Jajaran processornya akan menghadirkan versi i3 yang dapat di overclock! Ya, intel memang tengah menyiapkan Core i3-7350K dengan MSRP dibawah $200. Selain menghadirkan kembali overclockable processor untuk kelas mainstream, intel juga menyiapkan Core i5-7600K dan Core i7-7700K yang sama-sama bisa di overclock. 
Intel Core i3-7350K ini akan menjadi processor Core i3 pertama mereka yang dapat di overclock. Sebelumnya, Intel telah menghadirkan processor Pentium untuk merayakan 20 Tahun brand Pentium dengan Pentium G3258 yang dapat di overclock hingga 4,5 GHz dengan aircooling. Core i3-7350K ini akan memiliki fitur HyperThreading yang membuat pekerjaan processor menjadi lebih cepat. Core i3-7350K ini juga akan hadir dengan kecepatan 4.00 GHz out-of-the-box dengan Turbo Boost hingga 4.20 GHz dan 4MB L3 Cache. Namun, TDP untuk core i3 Kaby Lake ini akan sama dengan Core i5 Kaby Lake, yaitu sebesar 91 Watt, cukup besar untuk ukuran i3 memang. Processor ini dirumorkan akan memiliki MSRP hanya $177 saja.
Intel nampaknya mulai memperlihatkan pembaruan yang tidak biasa untuk seri Core i Generasi ke-7 atau Kaby Lake. Jajaran processornya akan menghadirkan versi i3 yang dapat di overclock! Ya, intel memang tengah menyiapkan Core i3-7350K dengan MSRP dibawah $200. Selain menghadirkan kembali overclockable processor untuk kelas mainstream, intel juga menyiapkan Core i5-7600K dan Core i7-7700K yang sama-sama bisa di overclock. 
Intel Core i3-7350K ini akan menjadi processor Core i3 pertama mereka yang dapat di overclock. Sebelumnya, Intel telah menghadirkan processor Pentium untuk merayakan 20 Tahun brand Pentium dengan Pentium G3258 yang dapat di overclock hingga 4,5 GHz dengan aircooling. Core i3-7350K ini akan memiliki fitur HyperThreading yang membuat pekerjaan processor menjadi lebih cepat. Core i3-7350K ini juga akan hadir dengan kecepatan 4.00 GHz out-of-the-box dengan Turbo Boost hingga 4.20 GHz dan 4MB L3 Cache. Namun, TDP untuk core i3 Kaby Lake ini akan sama dengan Core i5 Kaby Lake, yaitu sebesar 91 Watt, cukup besar untuk ukuran i3 memang. Processor ini dirumorkan akan memiliki MSRP hanya $177 saja.
Short Report: Keseruan Technofest 2016 Intel Class Overclocking
Lihat Detail

Short Report: Keseruan Technofest 2016 Intel Class Overclocking


Technofest 2016 yang diadakan oleh Technosolution kemarin berlangsung sangat meriah. Technosolution mengadakan bazaar selama seminggu dan lomba Overclocking selama 2 hari untuk Intel Class dan AMD Class. Sabtu, 22 Oktober 2016 saya dan teman saya mengunjungi Mangga 2 Mall untuk menyaksikan Technofest 2016. Kompetisi OC Intel Class dan DOTA2 berlangsung sangat meriah terbukti dengan banyaknya peserta yang antusias. Banderol harga pada saat bazaar juga terbilang cukup murah menurut saya. Untuk kompetisi gaming sendiri saya tidak terlalu memperhatikannya dan lebih fokus dengan lomba OC Intel Class. 

Saat saya melihat-lihat suasana Kompetisi OC, para peserta sudah kelihatan sangat fokus dengan hardwarenya masing-masing. Ada yang tidak bisa menjalankan benchmark & harus menurunkan voltase CPU nya, ada yang bluescreen, dll. Saat saya mengunjungi stage, sang legend 'Lucky_n00b' terlihat bingung karena system nya tidak bisa nge-bench. Namun, Lucky_n00b pada akhirnya berhasil menjuarai turnamen untuk Intel Class pada hari itu. Pada hari minggu untuk AMD Class, terlihat para peserta kurang antusias karena hanya 3 orang yang mengikuti AMD Class. Alva Jonathan pun ikut lagi di AMD Class namun sayang dia tidak bisa mengulangi kesuksesan ketika Juara 1 di Intel Class. Berikut adalah foto-foto pada saat Intel Class berlangsung :D 










Technofest 2016 yang diadakan oleh Technosolution kemarin berlangsung sangat meriah. Technosolution mengadakan bazaar selama seminggu dan lomba Overclocking selama 2 hari untuk Intel Class dan AMD Class. Sabtu, 22 Oktober 2016 saya dan teman saya mengunjungi Mangga 2 Mall untuk menyaksikan Technofest 2016. Kompetisi OC Intel Class dan DOTA2 berlangsung sangat meriah terbukti dengan banyaknya peserta yang antusias. Banderol harga pada saat bazaar juga terbilang cukup murah menurut saya. Untuk kompetisi gaming sendiri saya tidak terlalu memperhatikannya dan lebih fokus dengan lomba OC Intel Class. 

Saat saya melihat-lihat suasana Kompetisi OC, para peserta sudah kelihatan sangat fokus dengan hardwarenya masing-masing. Ada yang tidak bisa menjalankan benchmark & harus menurunkan voltase CPU nya, ada yang bluescreen, dll. Saat saya mengunjungi stage, sang legend 'Lucky_n00b' terlihat bingung karena system nya tidak bisa nge-bench. Namun, Lucky_n00b pada akhirnya berhasil menjuarai turnamen untuk Intel Class pada hari itu. Pada hari minggu untuk AMD Class, terlihat para peserta kurang antusias karena hanya 3 orang yang mengikuti AMD Class. Alva Jonathan pun ikut lagi di AMD Class namun sayang dia tidak bisa mengulangi kesuksesan ketika Juara 1 di Intel Class. Berikut adalah foto-foto pada saat Intel Class berlangsung :D 










Technofest 2016 yang diadakan oleh Technosolution kemarin berlangsung sangat meriah. Technosolution mengadakan bazaar selama seminggu dan lomba Overclocking selama 2 hari untuk Intel Class dan AMD Class. Sabtu, 22 Oktober 2016 saya dan teman saya mengunjungi Mangga 2 Mall untuk menyaksikan Technofest 2016. Kompetisi OC Intel Class dan DOTA2 berlangsung sangat meriah terbukti dengan banyaknya peserta yang antusias. Banderol harga pada saat bazaar juga terbilang cukup murah menurut saya. Untuk kompetisi gaming sendiri saya tidak terlalu memperhatikannya dan lebih fokus dengan lomba OC Intel Class. 

Saat saya melihat-lihat suasana Kompetisi OC, para peserta sudah kelihatan sangat fokus dengan hardwarenya masing-masing. Ada yang tidak bisa menjalankan benchmark & harus menurunkan voltase CPU nya, ada yang bluescreen, dll. Saat saya mengunjungi stage, sang legend 'Lucky_n00b' terlihat bingung karena system nya tidak bisa nge-bench. Namun, Lucky_n00b pada akhirnya berhasil menjuarai turnamen untuk Intel Class pada hari itu. Pada hari minggu untuk AMD Class, terlihat para peserta kurang antusias karena hanya 3 orang yang mengikuti AMD Class. Alva Jonathan pun ikut lagi di AMD Class namun sayang dia tidak bisa mengulangi kesuksesan ketika Juara 1 di Intel Class. Berikut adalah foto-foto pada saat Intel Class berlangsung :D